Minggu, 18 Oktober 2009

Apa yang menyebabkan kecepatan Fastnet Tidak Optimal atau lebih lambat

Bagi Para pelanggan atau calon pelanggan fastnet berikut saya berikan gambaran apa yang menyebabkan kecepatan Fastnet tidak dapat optimal ( mencapai kecepatan puncak ). Penjelasan ini saya harapkan bisa menjawab isue isue yang beredar baik di forum maupun melalui blog ini

Perlu diketahui Bahwa Produk Fastnet surabaya yaitu Fastnet 768 Kbps dan Fastnet SOHO (1,5 Mbps) adalah bukan produk dedicated tetapi adalah product sharing

Product Dedicated :
atau biasa disebut dengan Produk internet corporate adalah Product Internet dengan perbandingan bandwith 1 : 1, maksudnya bandwitdh yang didapat tidak dipakai oleh customer lain tetapi dipakai sendiri, jadi kalau anda download semalam suntuk tidak akan berubah bandwith nya. mau tahu harga product corporate ini :
1 Mbps dedicated 1 : 1 harga sekitar 12 juta (kemungkinan harga ini akan turu terus)

Product Sharing :
ini adalah product yang umum di jual ke customer oleh operator Internet ( seperti Speedy, Indosat, telkomflash, Fastnet, smart, indonet, dsb ) maksudnya bandwith yang dipakai di gunakan secara bersama sama dengan customer lain, jadi otomatis kecepatan yang didapat tidak bisa konstan tetapi tergantung oleh banyak faktor.
lalu berapa perbandingkan bandwitdhnya 1 : berapa cus, biasanya perbandingan ini tidak disebutkan dalam product spek nya tetapi hanya disebutkan up to 1 Mbps ( maksudnya kecepatan optimal yang didapat adalah 1 Mbps dan suatu saat bisa juga kurang ), harga dari product ini jauh lebih murah dibandingkan dengan product dedicated dengan spek yang sama.

Tetapi anda tidak perlu risau dan tidak perlu tahu perbandingannya karena ini adalah privacy atau dapurnya masing masing ISP, Bagi anda yang penting adalah berapa kecepatan aktual yang didapat dan itu dapat di cek melalui alat test kecepatan independent : speedtest.net

Berikut Hal hal Yang menyebabkan kecepatan fastnet tidak Optimal :

1. Website yang kita tuju sedang banyak pengunjungnya itu berarti makin banyak pengunjung maka kecepatan akses kita ke webiste tersebut makin lambat
2. Alokasi bandwitdh webhosting tempat file website tersebut ditempatkan tidak besar ini berarti makin kecil bandwitdh dari webhosting maka kecepatan akses juga semakin rendah
3. Jaringan Backbone International ( sby - singapura) sedang ada masalah sehingga akses internasinal menjadi lambat
4. Jaringan Lokal ( sby - jakarta ) sedang ada masalah sehingga akses lokal menjadi lambat
5. Server sedang ada masalah sehingga bekerja tidak optimal
6. Jaringan HFC ( jaringan luar) ada masalah misal ada noise, sinyal tidak normal, dsb
7. Jaringan Kabel ditempat customer ada masalah misal kabel sudah aus, connector tidak terhubung dengan benar, kabel digigit tikus, dsb
8. Cable Modem rusak atau setengah rusak sehingga bekerja tidak oprimal yang berakibat kecepatan akses internet juga tidak optimal
9. Computer tidak normal dalam operasionalnya misal ada virus, terlalu banyak program dijalankan, terlalu banyak program yang diinstall, membuka website dalam jumlah yang banyak, dsb
10. Melakukan sharing Internet, tentu saja makin banyak disharing kecepatan setiap PC juga makin lambat
11. Pemakaian Internet yang tidak wajar, misal melakukan download torrent atau file dalam jumlah besar dengan memakai download accelerator ( apalagi sampai di tinggal tidur atau seharian download tanpa henti)

kebanyakan customer yang komplain masalah kecepatan perilakunya seperti pada point 11
sedangkan bagi customer yang pemakaiannya wajar wajar saja, ambil contoh browsing, download sesekali atau tidak terus menerus tidak ada yang komplain dan mendapatkan kecepatan akses internet yang optimal seperti pada hasil speed test dibawah.

lalu mengapa pada point 11 kecepatan bisa berkurang
jawabannya ada disini

A. ingat bahwa product fastnet adalah product sharing sama seperti ISP lain artinya customer lain juga memakai bandwith tersebut. ibarat sepotong Kue dimakan rame rame. seandainya ada salah satu pengguna yang rakus(maaf agak ngak enak didengar) / punya hasrat makan yang besar sekali otomatis pengguna lain tidak kebagian. Rakus (maaf jangan tersinggung ini hanya istilah saja karena sulit memakai istilah lain karena tidak pas) kata dalam internet adalah ( melakukan download yang tidak wajar ). dan ISP tentunya akan mengatur hal ini agar Hak dari orang lain tsb tidak seluruhnya diambil oleh si Rakus (sekali lagi maaf hanya istilah saja) tersebut. Jadi ISP hanya sekedar mengatur supaya semua pengguna mendapatkan service yang optimal

B. ISP akan berupaya menjaga agar setiap pelanggan mendapatkan Kecepatan Optimal dengan cara memastikan dan menjaga para pengguna menggunakan bandwitdh dengan wajar

C. Semua ISP selama itu product Up to pasti melakukan hal tsb diatas dan fastnet masih sangat telorance dibandingkan dengan ISP Lain.

D. Semua sales ISP dalam melakukan penjualan pasti tidak pernah mengatakan Hal ini di awal karena bagi mereka dengan mengatakan ini dapat menurunkan penjualan

Ibarat polisi kalau ada yang agak nakal dan merugikan pengguna lain wajar dong diperingatkan dan sebenarnya ada product tanpa perlu mengganggu pengguna lain dan dijamin kecepatan optimal terus namanya product dedicated dengan harga yang selangit

sekali lagi kami hanya menginformasikan hal ini dan berharap semua dapat mengerti

sebagai perbandingan saja
product dedicated 1 Mbps = sekitar 12 juta (kemungkinan harga ini akan turun terus)
product sharing 1,5 Mbps (soho) : hanya 695 ribu

berikut hasil speedtest product fastnet 768 kbps harga 295 ribu hari ini dengan pemakaian wajar

Kecepatan Lokal : surabaya - jakarta


Kecepatan Internasional : surabaya - singapore


Doakan saja Agar Semua ISP termasuk Fastnet dapat melayani kebutuhan dari si Rakus ( maaf yaa istilah saja )ini, tentunya harga bandwitdh dasarnya harus murah, dan biaya operasional juga murah.


9 komentar:

Anonim,  20 Oktober 2009 00.24  

Boleh boleh aja ISP atur kecepatan sepihak. asal dikasi tau dulu awal akan berlangganan. Jika iklan yang digaungkan adalah 768kbps dan 1.5mbps kemudian dibuat download turun drastis lah apalah gunanya. bandwith yang anda tawarkan cuma menggiurkan bagi mereka yang rakus. kalo tidak 128kbps atau 256kbps udah cukup kenyang untuk dilahap pemakai internet tidak rakus.

Lagian pemakaian kata rakus di artikel anda rasanya agak konyol, di dunia ini, orang sudah banyak yang "rakus" buat internet, di indonesia aja, orang yang rakus internet disirik. Padahal alasan yang tepat adalah, karena perusahaan ISP belum mampu memenuhi permintaan si rakus. Dan saya yakin si rakus jumlahnya akan semakin meningkat dengan berkembangnya teknologi. karena kebutuhan akan access cepat dan terus menerus bukan barang yang aneh lagi.

1 koreksi penting bagi pendapat anda mengenai harga 1mbps, coba anda lihat link ini.
http://www.indonesiantower.com/content/sewa-bandwidth-internet-turun-50

"Pada saat ini di tingkat wholesale, harga bandwidth Internet adalah sekitar US$50-US$70/Mbps, dan harga ini sudah bertahan dan stabil sampai 3 tahun belakangan ini."

Kata akhir buat yang maintain blog ini.... pengguna internet surabaya sudah bukan kelas amatir lagi. jadi info bisa didapat dimana saja via internet. pastikan memasang info yang benar dan tidak bias. Pelanggan anda adalah raja. Jika raja anda adalah orang yang sulit, tapi anda mampu memuaskan, maka akan mendapatkan pahala lebih dari raja tersebut.

Sekian.. wassalam

sugeng,  20 Oktober 2009 17.14  

sebaiknya kita kembalikan saja kepada kebutuhan kita, apakah cocok atau tidak, kalau memang ngak cocok ya ngak usah langganan, saya kira kita semua harus jujur bahwa sampai saat ini semua ISP menerapkan hal tersebut dan semuanya juga tidak pernah memberitahu diawal masalah si rakus itu, karena mungkin ISP berharap semua pelanggan mempunyai perilaku yang wajar. masalah harga untuk product dedicated meskipun dari berita diatas turun dan dianggap benar tetap saja harganya masih jauh lebih tinggi dibandingkan dengan product sharing. jadi penerapan cara seperti itu sangat cocok untuk saya, karena saya pemakaiannya normal yaa sesekali donwload sampai 200 mbps dan dan sambil browsing, sampai sekarnag kecepatan ngak ada masalah tuh, mungkin salah satu efek dari sistem diatas yaa, satu catatan lagi sampai saat ini diindonesia terutama semua ISP masih belum bisa melayani kehendak si Raja Tsb karena memang harga bandwith nya masih mahal sedangkan customer maunya cepet dengan harga yang murah dan tidak mau diatur, mungkin tahun 2015 kali baru bisa

About Santoz 28 Desember 2009 04.10  

Pemakaian 'wajar' itu berapa GB atau MB / bulan ato /hari ?

About Santoz 28 Desember 2009 18.45  

Slogan anda kan : "Buat Apa Berlangganan Internet Cepat Kalau Harga Mahal dan Dibatasi Oleh Kuota, Mending Fastnet Saja".

Lah terus apa bedanya dengan yang lain kalo melebihi pemakaian yang 'wajar' speednya diturunkan.

Malah fastnet terkesan tidak jujur dengan tidak mengatakan berapa batas pemakaian yang 'wajar' tersebut.

Mending isp yg lain, yang terang2 mengatakan kalo paketnya semi unlimited yang akan diturunkan speednya setelah pemakaian XX GB.

willy 26 Mei 2010 03.51  

gw pake speedy 300rb, download sampe jungkir balik juga speednya teteap sekitar 117kbps(lokal)kalo inter tergantung websitenya...
wah ga jadi pindah deh...untung baca blog ini dolo...

Rama.rachmad 2 November 2013 18.46  

Bener tuh kata bang Santoz "Buat Apa Berlangganan Internet Cepat Kalau Harga Mahal dan Dibatasi Oleh Kuota, Mending Fastnet Saja"

Saya pengguna fastnet daerah tangerang, udah seminggu ini klo download gk stabil(lemot). biasanya juga dapet sampai 250 Kbps klo pake IDM. sekarang cuma 130-150 itu juga naik turun gk stabil..
ya memang saya pedownload sejati, bisa dibilang sirakus seperti yang anda bilang. tapi alangkah baiknya klo dari pihak Firstmedia sendiri memberitahukan lewat email saya, setidaknya beri peringatan. ini main turunin aja, bikin gk nyaman.
klo mang gk bisa sesuai slogan anda, buat apa janji janji unlimited.

Sandy azakhi 22 Februari 2014 08.24  

sama nih seperti bang rama,, kecepatan download 280 kbps an turun menjadi 90 kb -150kbps -_- .. what the fuck ? g nyaman downloadnya...
ku kira fastnet itu lebih murah dan kecepatannya cepet dibanding speedy,,tapi ternyata ._.

korban 25 Juni 2014 08.02  

saya juga mngalami hal yang sama dengan yang namanya FAST NET, per bulannya 1,1juta, maksimal 30mbps, ternyata pakai speed test cuma 2-3mbps , bagaimana ini sudah telepon komplen berkali-kali tetap lambat saja

Jordan Maulana 23 April 2017 05.41  

yg lebih mengecewakan lagi, di website resminya,
udah dianya yang lemot, komputer yg disalahi, bete buaaaaaaaanget liatnya.. stop langganan jadinya. resek abis.

Posting Komentar

  ©Template by Dicas Blogger.